HUT Kota Malang, Orangtua Murid Kebingungan Cari Lampion, Apa Hubungannya? - Jual Lampion | Pengrajin Lampion | Grosir Lampion | Belanja Lampion | Kampoeng Lampion™ Malang


HUT Kota Malang, Orangtua Murid Kebingungan Cari Lampion, Apa Hubungannya?

Untuk pemesanan lampion: 
081252265758

BlackBerry PIN : 2A965FF8
BlackBerry PIN :5B6AD1C5
www.kampoenglampion.com

Menyambut Hut jadi Kota Malang yang jatuh pada tanggal 1 April 2016, ternyatta setiap sekolah memberi tugas ke muridnya untuk membawa lampion dan topeng.
Namun beberapa wali murid kesusahan untuk mendapatkan lampion di Jl Juanda no 26, banyak wali murid yang datang ke sini hanya untuk membeli lampion.
Namun, karena pesanan banyak, August Lampion menolak untuk membuatkan lampion. Hal ini karena August kebanjiran pesanan dari berbagai kalangan.
“Iya ini anak saya dapat tugas dari sekolahnya bawa satu lampion. Tapi ini cari ke mana-mana nggak ada. Di sini juga habis, kalaupun ada itu pesanan,” ucap Nia wali murid SDN Gadang 1, saat mendatangi rumah August.
Terpaksa, ia harus mendatangi rumah August lagi keesokan harinya untuk mendapatkan lampion. Karena pembeli bisa mendapatkan lampion apabila ada lampion sisa yang dibuat oleh August.
Lain halnya yang diungkapkan oleh Sukmawati. Wali murid SD Tunjung Sekar 1 ini mengaku kesulitan membantu anaknya yang juga mendapat tugas untuk membuat lampion.
“Kalau di sekolah anak saya dapat dua tugas membuat lampoin dan membuat topeng. Yang topeng ini berhasil jadi. Tapi yang lampion ini yang susah. Sudah mencoba buat berkali-kali gagal. Ya akhirnya beli,” ucapnya.
lampion bola

Selain itu, tugas ini ada yag diberi secara individu dan ada juga yang kelompok. Sukmawati mengatakan bahwa anaknya mendapatkan tugas kelompok setiap kelompoknya ada 4 orang. Sehingga bisa mengantisipasi pembagian tugas.
Disisi lain, August mengaku bahwa dirinya sudah menutup pesanan sampai tanggal 28 Maret. Karena dirinya mendapatkan banjiran pesanan dari berbagai pihak. Ya sekolah, hotel, Balai Kota, semua instansi.
“Saya stop dulu pesanannya. Takut tidak selesai. Meskipun sudah dibantu dengan tetangga sekitar perumahan sini, tapi kalau pesananya banyak ya nggak cukup,” kata dia.
Bahkan, ia mengatakan jika ada lampion yang sisa dari pesanan, maka pasti jadi rebutan. Sekali buat August bisa membuat sebanyak 100 lampion.
Sesuai permintaan. Dari permintaan, kebanyakan yang dipesan ialah lampion bola. Untuk harga tergantung diameter. Bisa dari Rp 20 ribu hingga Rp 250 ribu.

No comments:

Post a Comment



Pages